Mengambil nilai AVG

  1. 8 bulan yang lalu

    siang para suhu

    mohon bantuannya untuk file terlampir.
    nilai pada sheet 'summary' mengambil nilai AVG dari tiap-tiap Project Call center di sheet 'project', sampai saat ini saya belum dapat rumus/cara mengisi nya. jadi samapi saat ini saya mengisi manual dengan copy paste.

    mohon bantuannya agar bisa menggunakan rumus sehingga tidak manual lagi

    terima kasih

  2. mohon bantuannya suhu

  3. Caton

    16 Nov 2019 Terverifikasi Indonesia + 16.046 Poin

    @Badawa ...

    Terlampir contohnya dengan kolom bantu (kolom CQ) pada sheet PROJECT. Semoga sesuai.

    Demikian.

  4. Di sunting 8 bulan yang lalu oleh Badawa

    terima kasih mas @Caton buat petunjuknya, akan saya pelajari lebih lanjut

  5. 6 bulan yang lalu
    Di sunting 6 bulan yang lalu oleh Badawa

    Assalamualaikum
    Mas @Caton

    mohon penjelasan untuk rumus Lookup yang digunakan di atas dong (Jarang banget pake soalnya)
    LOOKUP(2,1/($A$4:$A4<>""),$A$4:$A4) // Lookup(Lookup_Value,Lookup_Vector,[result_Vector])
    lookup_value = 2 artinya apa?
    lookup_vector = 1/($A$4:$A4<>"") artinya apa?

    Terima kasih, sebelumnya

  6. Caton

    Jan 13 Terverifikasi Indonesia + 16.046 Poin

    @Badawa ...

    Wa'alaikumsalam.

    Normalnya, fungsi LOOKUP sama saja dengan fungsi pencarian data lainnya, seperti fungsi MATCH. Namun, diantara kelebihannya adalah fungsi ini akan mengembalikan nilai terakhir di dalam vektor (atau array atau range) data yang dicari apabila nilai yang dicari tidak ditemukan, dengan syarat tipe nilai pada range yang dicari sama. Fungsi ini juga bisa digunakan untuk mencari nilai terdekat di dalam vektor data yang dicari. Dalam formula :

    LOOKUP(2,1/($A$4:$A4<>""),$A$4:$A4)

    fungsi LOOKUP bertujuan mendapatkan nilai terakhir yang cocok (sesuai) dengan kriteria yang ditetapkan, yakni ($A$4:$A4<>""). Mengapa nilai pencarian (Lookup Value) harus bernilai 2? Ini dikarenakan notasi 1/($A$4:$A4<>"") hanya akan menghasilkan nilai tertinggi sama dengan 1 apabila nilai pada range $A$4:$A4 tidak kosong (ada nilainya), selebihnya notasi tersebut akan mengembalikan Error berupa #DIV/0! .

    Coba kita uji dengan range yang lebih lebar, misalkan dengan formula :

    LOOKUP(2;1/($A$4:$A11<>"");$A$4:$A11)

    Jika diurai, notasi 1/($A$4:$A11<>"") pada formula di atas akan menghasilkan nilai seperti berikut :

    = 1/($A$4:$A11<>"") = {1;#DIV/0!;#DIV/0!;1;1;#DIV/0!;#DIV/0!;#DIV/0!}

    Dari hasil kalkulasi tersebut, fungsi LOOKUP tidak menemukan nilai 2! Sehingga, fungsi LOOKUP mencari nilai terakhir yang muncul, yakni nilai 1 yang berada pada indeks ke-5. Jika kita sesuaikan dengan range data pada range $A$4:$A11, maka :

    = $A$4:$A11 = {"Call Center A";0;0;"AVG";"Call Center B";0;0;0}

    dan data pada indeks ke-5 adalah "Call Center B". Apakah harus menggunakan nilai 2 sebagai nilai yang dicari? Jawabnya, tidak! Kita bisa menggunakan nilai 1 sebagai nilai yang dicari, misalkan seperti berikut :

    LOOKUP(1;1/($A$4:$A11<>"");$A$4:$A11)

    Saya rasa itu saja penjelasan singkatnya. Semoga dapat dipahami.

    Demikian.

 

atau Mendaftar untuk ikut berdiskusi!