DropList

  1. 5 bulan yang lalu

    Mau tanya nih mas @Caton,
    Bedanya membuat drop list langsung dengan validation & membuat droplist dengan droplist dinamis (define name, lalu dg rumus offset+counta, baru masuk ke menu validatin)?
    Terimakasih

  2. Caton

    Jul 11 Terverifikasi Indonesia + 13.255 Poin
    Di sunting 5 bulan yang lalu oleh Caton

    @Fika56 ...

    Secara fungsional, sama saja sih. Bedanya, kalau daftar item yang disusun secara manual — yakni daftar item dimasukkan satu persatu atau direferensikan ke sel atau range tertentu, maka jumlah item yang ada daftar Validation List tersebut biasanya tetap (fixed/statis). Sehingga, jika ingin menambahkan daftar item baru, maka kita harus menambahkan secara manual dengan mengisi item yang diinginkan atau dengan mengatur kembali referensi sel atau rangenya.

    Masalahnya, pada saat berhubungan dengan jumlah data yang sifatnya berubah-ubah (bertambah atau berkurang), proses penyusunan daftar Validation List secara manual (statis) ini tidak efektif, karena harus kembali dilakukan proses menambah atau menghapus item baik dengan mengedit secara langsung, maupun dengan cara mengubah referensi (acuan) sel atau range datanya.

    Solusi dengan menggunakan Dynamic Named Range dianggap lebih efektif untuk mengatasi hal perubahan daftar item Validadation List yang berubah-ubah, karena Excel secara otomatis akan mengubah dan menyesuaikan isi dari Validation List sesuai dengan acuannya.

    Sebagai gambaran, lihat dan pelajari lampiran berikut:

    Validation.gif

    Demikian yang bisa saya jelaskan. Semoga bermanfaat... ;)

  3. Terimakasih sekarang saya paham.. @Caton

 

atau Mendaftar untuk ikut berdiskusi!